Banner 468 x 60px

 

Senin, 25 Februari 2019

KONSUMSI BACAAN

2 komentar
KONSUMSI BACAAN

Seiring dengan kenikmatan hidup dan banyaknya kesibukan maka buku-buku pun menjadi tersisihkan. Sedikit sekali untuk membaca bagi sebagian besar orang. Bahkan membaca telah digantikan dengan aktivitas-aktivitas lain seperti menonton siaran televisi. kita akan sulit sekali menemukan seorang muslim yang memiliki keinginan serius untuk mengembangkan pengetahuan dan pemikirannya dengan membaca buku-buku dan mendalami isi nya dari lembaran-lembarannya. Mungkin saja kita menemukan orang yang membaca dengan sepintas dan dalam waktu yang terpisah-pisah. Namun sedikit sekali, bahkan jarang orang yang menyediakan waktu khusus untuk membaca tiap harinya secara serius dan kontinu melakukannya.

Kita mungkin akan tertawa mendengarkan jawaban apa yang mereka baca. Mereka akan menyebutkan bahwa mereka tidak pernah absen membaca koran dan majalah. Dengan begitu, mereka beranggapan bahwa mereka telah maju dan terpelajar. Padahal, sejak kapan kertas-kertas sepintas lalu itu menjadi sumber pemikiran dan kebudayaan serta menjadi sumber asal keilmuan.

Dalam waktu 10 menit saja, seseorang dapat membaca secara serius satu bab buku mengenai tauhid misalnya, atau membaca satu tema fiqih yang sudah jelas banyak berguna dalam urusan kehidupan. Bahkan dalam kondisi tertentu, membaca tema-tema itu merupakan sebuah kewajiban baginya, misalnya untuk mengetahui hukum-hukum thaharah (bersuci), tata cara shalat fardhu dan shalat sunnah, dan lain sebagainya.

Waktu 10 menit sering diremehkan oleh sebagian orang dan membaca dalam waktu ini dianggap sebagai sesuatu yang tidak berarti. Dengan kontinuitas, dalam waktu satu bulan, seseorang dapat membaca 300 menit, hal itu berarti sama dengan 5 jam, waktu ini akan menjadi berkah sekaligus sebagai langkah awal untuk membaca secara serius yang hal-hal yang bermanfaat bagi seorang muslim dalam urusan agama dan dunianya. Selayaknya kita tidak melalaikan niat yang baik untuk membaca agar kita mendapatkan pahala dengan izin Allah SWT., Setelah itu, kita juga dapat berusaha untuk mengajarkan sesuatu yang kita ketahui yang mungkin dapat bermanfaat bagi keluarga dan sahabat sahabat kita.

2 komentar:

Unknown mengatakan...

Mantappu jiwa...
Buku merupakan jendela dunia” adapula sebuah Mahfudzat atau kata mutiara arab yang berbunyi:

خَيْرُ جَلِيْسٍ فيِ الزَّمَانِ كِتَابٌ

Yang berarti, “Sebaik-baik teman duduk setiap waktu adalah buku”

Yayah mengatakan...

Mantap pak ustadz

Posting Komentar