Banner 468 x 60px

 

Rabu, 27 Februari 2019

“MENUNTUT ILMU”

1 komentar

Allah swt. memuji ilmu dan orang yang memiliki ilmu. Dia juga memberikan janji kepada orang yang menempuh jalan untuk mendapatkan ilmu dengan balasan dan pahala, serta meninggikan derajat hamba Nya dengan ilmu. Allah swt. Berfirman, 

“… Niscahya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat….”. ((Al-Mujaadilah : 11)

Allah swt. tidak memerintahkan nabi- Nya untuk mencari tambahan terhadap sesuatu kecuali terhadap ilmu. Allah swt.berfirman,
   
’’….dan katakanlah, ’Ya Tuhanku, tambahkan ilmu kepadaku”  (Thaahaa : 114).

Rasulullah saw. memberitahukan adanya pahala besar bagi orang yang menuntut ilmu dan menempuh jalan untuk mendapatkan ilmu. Rasulullah saw. bersabda,
”barang siapa menempuh jalan untuk menuntut ilmu maka Allah akan memudahkan jalan menuju syurga untuknya.” (HR ahmad)

Selayaknyalah bagi kita untuk bergabung ke dalam golongan orang yang di kehendaki oleh Allah swt. dengan kebaikan. Sebagaimana sabda Rosulullah saw.,
“Barang siapa yang dikehendaki oleh Allah dengan kebaikan maka Allah akan membuatnya pandai dalam agama.”(HR Bukhari)

Syekh Muhammad bin Abdul Wahab berkata, “Ketahuilah, sesungguhnya mencari ilmu itu merupakan sebuah kewajiban. Ia dapat menyembuhkan hati Yang sedang sakit. Sesuatu yang paling penting bagi seorang hamba adalah mengetahui agamanya. Dengan pengetahuan dan amalan yang didasari oleh pengetahuan, dapat menjadi sebab masuk surga. Kebodohan dan menyia-nyiakannya dapat menyebabkan orang masuk neraka. Semoga Allah menjaga kita dari itu semua.”

Pada waktu sekarang ini, sarana dan jalan untuk mencari ilmu menjadi mudah. Kita dapat menggunakan waktu 10 menit setiap hari untuk mencari ilmu dengan berbagai cara seperti membaca buku-buku ilmu pengetahuan, atau mendengarkan kaset ceramah yang menerangkan kitab-kitab penting.  Begitu juga dengan aktivitas bertanya, mendengarkan pengajian dan masuk pesantren yang lebih efektif.

Ingatlah kisah orang yang berjalan denga telapak kaki nya dengan panas dan dingin berhari-hari dan berbulan-bulan hanya untuk mendengarkan satu hadits dari beberapa hadits Nabi saw..

(‘Abdul Malik Al-Qasim, Madza Taf’alu fi ‘Asyri Daqaiq?, Dar Ash-Shafwah : 107)




1 komentar:

Unknown mengatakan...

Sungguh beruntunglah bagi orang yg masih allah berikan kesempurnaan jasad.. dan merugilah bagi orang yg tidak menggunakan jasadnya untuk mencari ilmu ya allah....

Posting Komentar